Saturday, July 20, 2024
HomeprabowoPrabowo Subianto Mengenang Masa Bersama SBY, Tinggal di Paviliun Akmil dan Berlatih...

Prabowo Subianto Mengenang Masa Bersama SBY, Tinggal di Paviliun Akmil dan Berlatih Bersama Sarwo Edhie

Jakarta – Presiden terpilih untuk periode 2024-2029, Prabowo Subianto, mengenang hubungan persahabatan dan kebersamaannya dengan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sejak masa pendidikan di Akademi Militer.

Kisah tersebut dia ceritakan saat menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel St Regis, Jakarta, pada Rabu (27/3).

Selain menjadi satu angkatan di Akademi Militer, SBY dalam pandangan Prabowo adalah sosok yang memahami dan menghargai nilai cinta demokrasi prajurit yang mencintai rakyat Indonesia.

“Presiden SBY telah memberikan contoh di tengah kesulitan dan krisis sebagai seorang Jenderal, seorang prajurit, namun prajurit Indonesia, prajurit sapta marga, Pancasila. Prajurit yang memahami dan menghargai cinta demokrasi prajurit yang mencintai rakyat,” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa SBY adalah taruna terbaik di masa muda.

“Saya juga begitu, memang kami satu angkatan dengan beliau, awalnya satu angkatan, mengapa tertawa?” kata Prabowo sambil membalas canda hadirin.

“Pada awalnya kita satu angkatan, beliau selalu yang terbaik. Taruna terbaik. Perwira terbaik. Saya taruna nakal. Ternyata memang perlu ada yang terbaik dan nakal,” lanjutnya.

Selain itu, kedekatan persahabatan dan kesamaan di antara mereka berdua adalah bahwa keduanya pernah menempati paviliun atau tempat tidur yang sama saat belajar di Akademi Militer.

“Ada satu kesamaan kita, kita menempati paviliun yang sama. Meskipun tahunnya berbeda. Paviliun di Akmil memiliki nilai tersendiri. Mereka yang ingin menjadi presiden harus berusaha untuk tidur di paviliun,” ujar Prabowo disambut tawa para hadirin.

Ternyata Prabowo dan SBY juga pernah dilatih dan dibentuk oleh Sarwo Edhie Wibowo.

“Ada lagi kesamaan saya dengan Pak SBY, kami berdua dilatih langsung oleh tokoh-tokoh yang mewakili generasi terbaik bagi kita, mereka adalah pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan kita dan kami belajar langsung dari mereka, dari Pak Sarwo Edhie Wibowo,” ungkap Prabowo.

Karena itu, keduanya terlatih menjadi pribadi yang kuat dan siap berjuang atas landasan pembelajaran yang didapatkan dari para senior mereka.

“Itulah yang membuat kita kuat, saya berjuang untuk menjadi kokoh, namun dalam perjalanan saya banyak belajar dari banyak senior,” tutupnya. (SENOPATI)

Source link

RELATED ARTICLES

Berita populer