Friday, July 12, 2024
HomeKesehatanPerbanyak Stok Sabar, Ketahui Cara Menghadapi Tantrum pada Anak

Perbanyak Stok Sabar, Ketahui Cara Menghadapi Tantrum pada Anak

Ketika anak tantrum, penting bagi orang tua untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Sebisa mungkin, ayah dan ibu harus menjaga emosi mereka sendiri.

“Tantrum memang menakutkan, tetapi itu adalah hal yang biasa terjadi pada masa kanak-kanak,” kata Ray Levy, seorang psikolog klinis yang berbasis di Dallas dan salah satu penulis buku “Try and Make Me! Simple Strategies That Turn Off the Tantrums and Create Cooperation.”

Tantrum, atau temper tantrum, adalah ledakan emosi yang terjadi karena keinginan atau kebutuhan yang tidak terpenuhi.

“Anak-anak kecil, khususnya yang berusia antara 1 dan 4 tahun, belum memiliki keterampilan yang cukup untuk mengatasi masalah dengan baik. Mereka cenderung kehilangan kendali,” kata Levy, seperti yang dilansir dari Parents pada Rabu, 20 Maret 2024.

Tantrum anak bisa terjadi dengan menjerit, berteriak, menangis, atau bahkan memukul dan menggigit. Levy menyatakan bahwa pada dasarnya, setiap tantrum disebabkan oleh satu hal sederhana, yaitu tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan.

“Untuk anak-anak yang berusia antara 1 dan 2 tahun, tantrum sering kali karena mereka mencoba untuk mengkomunikasikan kebutuhan mereka, namun mereka belum memiliki kemampuan bahasa yang cukup untuk melakukannya,” jelas Levy.

Sehingga, mereka merasa frustrasi ketika orang tua tidak bisa memahami apa yang mereka inginkan. Ketika anak mencapai usia prasekolah, mereka sudah dapat menggunakan kata-kata untuk mengekspresikan kebutuhan mereka, namun hal tersebut tidak menjamin bahwa tantrum mereka akan berhenti.

Source link

RELATED ARTICLES

Berita populer