Saturday, July 20, 2024
HomeOtomotifIni Kelebihan dan Kelemahan Suzuki APV, Pernah Jadi Minibus yang Laris Manis

Ini Kelebihan dan Kelemahan Suzuki APV, Pernah Jadi Minibus yang Laris Manis

Pada akhir tahun 2000-an, minibus masih lebih diminati daripada MPV. Salah satu mobil yang populer saat itu adalah Suzuki APV, karena memiliki kabin yang luas dan suspensi yang nyaman. Meskipun memiliki kelebihan tersebut, minibus seperti Suzuki APV kalah nyaman dibandingkan dengan MPV seperti Toyota Avanza. Seiring perkembangan teknologi otomotif, mobil dengan desain kotak seperti APV mulai ditinggalkan oleh masyarakat yang lebih menyukai mobil dengan desain sporty, agresif, dan mewah.

Meskipun kini APV kalah pamor dibandingkan dengan Avanza, mobil ini masih diminati oleh segmen konsumen yang loyal seperti pengusaha travel, rental mobil, dan konsumen di kota kecil yang membutuhkan mobil keluarga berukuran besar. Suzuki APV pertama kali muncul di Indonesia pada tahun 2004 dengan nama yang merupakan akronim dari All Purpose Vehicle.

Saat ini, Suzuki APV dibagi menjadi dua varian, yaitu APV Arena dan APV Luxury. Berikut adalah daftar harga untuk masing-masing varian:

– APV Arena
– APV Arena Blind Van Rp160.500.000
– APV Arena GA Rp192.000.000
– APV Arena GL Rp199.500.000
– APV Arena GX Rp212.500.000
– APV Arena SGX Rp215.000.000

– APV Luxury
– APV New Luxury SGX LUX2 R15. MT Rp234.000.000
– APV New Luxury SGX LUX2 R17. MT Rp 238.000.000

Suzuki APV memiliki kelebihan yang membuatnya tetap diminati, seperti kabin yang luas, pilihan tipe yang lengkap, dan mesin yang tangguh dengan pilihan transmisi manual dan otomatis. Namun, mobil ini juga memiliki kekurangan seperti minim fitur keselamatan, tidak menggunakan sliding door, dan suspensi belakang yang terlalu empuk.

Meskipun Suzuki APV memiliki kelebihan dan kekurangan, mobil ini tetap menjadi pilihan bagi mereka yang membutuhkan mobil keluarga berukuran besar dan dapat mengangkut banyak penumpang. Meskipun harga varian Luxury cukup tinggi, mobil ini masih menjadi pilihan sebagai sarana angkutan penumpang yang tidak terlalu memperhatikan fitur kenyamanan.

Source link

RELATED ARTICLES

Berita populer