Saturday, July 20, 2024
HomeOtomotif8 Kekurangan Chevrolet Spin yang Perlu Diketahui, Bikin Harga Bekasnya Anjlok?

8 Kekurangan Chevrolet Spin yang Perlu Diketahui, Bikin Harga Bekasnya Anjlok?

Kekurangan dari Chevrolet Spin yang perlu diketahui sebelum membeli mobil tersebut ialah sebagai berikut, mengingat harga unit bekasnya saat ini sangat menarik. Sejak diperkenalkan pada tahun 2013, Chevrolet Spin telah menjadi mobil yang populer di kalangan keluarga di Indonesia. Mobil ini awalnya diproduksi di Brazil pada tahun 2012 dan menggantikan posisi Chevrolet Zafira sebagai MPV compact 5-7 penumpang. Namun, sejak tahun 2013, General Motors Autoworld Indonesia (GMAI) mulai memproduksi mobil ini di pabrik mereka di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. Namun sayangnya, pabrik yang juga memasok Spin untuk pasar Asia Tenggara ditutup pada tahun 2016 setelah GMAI meninggalkan Indonesia. Meskipun GM Indonesia tidak aktif lagi, merek Chevrolet masih diminati oleh konsumen di Indonesia, termasuk Spin yang dianggap sebagai mobil MPV yang luas, fleksibel, dan terjangkau untuk kebutuhan keluarga. Spin ditawarkan dalam beberapa varian dengan opsi bensin dan diesel, transmisi manual dan otomatis, serta pilihan tipe sesuai dengan preferensi konsumen. Namun, seperti mobil lainnya, Chevrolet Spin juga menghadapi tantangan dan persaingan di pasar otomotif Indonesia. Meskipun didesain untuk kenyamanan, ruang kabin yang luas, dan mesin yang handal, Spin masih kalah bersaing dengan Avanza dan Xenia. Harga bekas Chevrolet Spin saat ini juga turun drastis dibandingkan dengan rivalnya. Berikut ini adalah beberapa kekurangan Chevrolet Spin bekas yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membelinya:

1. Ketersediaan suku cadang Spin sulit ditemukan di Indonesia setelah GMAI meninggalkan negara ini. Harga suku cadang asli GM juga lebih mahal dibandingkan dengan mobil Jepang sekelasnya.
2. Spin hanya tersedia dengan transmisi otomatis di varian teratas, sementara kebanyakan mobil memakai transmisi manual.
3. Mesin diesel Spin memiliki karakter turbo lag pada tarikan bawahnya, meski konsumsi BBM-nya terbilang irit.
4. Pilar A yang tebal menciptakan blind spot saat berbelok, yang membuat pengemudi harus lebih berhati-hati.
5. Spin belum menggunakan Electric Power Steering, melainkan masih mengandalkan power steering hidrolik yang perlu perawatan lebih intensif.
6. Jok terutama baris kedua kurang nyaman di tipe terendah, sementara pada tipe LTZ lebih nyaman.
7. Head unit Spin belum dilengkapi layar sentuh, dan pengaturannya terbilang jadul.
8. Jok baris kedua tidak bisa digeser, sehingga ruang kaki penumpang terbatas.

Meskipun memiliki kelemahan, Chevrolet Spin tetap menjadi pilihan menarik bagi mereka yang membutuhkan mobil MPV yang luas dan terjangkau. Sebelum membeli, pastikan untuk mempertimbangkan kekurangan dan kelebihan mobil ini sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pribadi.

Source link

RELATED ARTICLES

Berita populer