Thursday, July 18, 2024
HomeBeritaReal Count KPU Menunjukkan Mardani dari PKS Unggul 53,44 Persen di Jaktim

Real Count KPU Menunjukkan Mardani dari PKS Unggul 53,44 Persen di Jaktim

KABARDPR. COM, Jakarta, – Calon anggota legislatif dari PKS, Mardani Ali Sera untuk sementara memuncaki perolehan suara Pileg DPR RI di daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta I yang mencakup Jakarta Timur.

Merujuk data terakhir real count atau penghitungan resmi yang dilakukan KPU per pukul 12.00 WIB, Sabtu (17/2), dengan data masuk sebanyak 53,44 persen, Mardani memperoleh suara sementara sebanyak 46.490. Jumlah itu mengungguli semua caleg DPR RI di Jaktim dari semua partai.

Menyusul di posisi kedua, ada caleg dari PDIP, Putra Nababan dengan perolehan 28.690 suara. Lalu, Habiburokhman dari Gerindra dengan 25.912 suara, dan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dengan 24.764 suara.

Baik Putra Nababan, Habiburokhman, maupun Eko saat ini merupakan petahana dari partai masing-masing. Putra Nababan merupakan anggota Komisi X DPR dari fraksi PDIP.

Sementara, Habiburokhman adalah Wakil Ketua Komisi III DPR, dan Eko Patrio merupakan anggota Komisi VI DPR.

Mardani adalah anggota Komisi II DPR yang membidangi politik, hukum, dan pemerintahan. Partai Mardani, PKS, hingga kini juga masih memuncaki perolehan suara di DKI Jakarta.

Total suara PKS di Jakarta Timur mencapai 19,76 persen, disusul PDIP 15,6 persen, Gerindra 10,69 persen, PAN dengan 7,69 persen, PKB 7,46 persen, PSI 7,2 persen, Golkar 6,41 persen, Partai Demokrat dengan 5,61 persen, dan PPP dengan 4,02 persen.

Sedangkan sisanya, masih di bawah 4 persen, seperti Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Bulan Bintang, Partai Garuda, Hanura, dan terakhir PKN dengan 0,47 persen.

Meski begitu, sejak tiga hari lalu, terdapat sejumlah kejanggalan Sirekap Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lantaran ada perbedaan antara jumlah perolehan total suara partai dengan jumlah akumulasi suara yang didapatkan tiap-tiap caleg.

Hasil suara resmi yang akan ditetapkan oleh KPU adalah penghitungan suara manual yang dilakukan secara bertingkat dari kecamatan, Kabupaten/Kota hingga ke nasional. (Ki)

RELATED ARTICLES

Berita populer