Saturday, July 20, 2024
HomeBeritaPutu Supadma Wakil Ketua Parlemen, Mempererat Hubungan Bilateral Indonesia-Papua Nugini Melalui Jamu

Putu Supadma Wakil Ketua Parlemen, Mempererat Hubungan Bilateral Indonesia-Papua Nugini Melalui Jamu

KABAR DPR – Putu Supadma Rudana, Wakil Ketua BKSAP DPR RI, menyambut kunjungan Wakil Ketua Parlemen Papua Nugini, Mr. Wapunai, pada Selasa 31 Oktober 2023 di Museum Rudana, Ubud, Bali. Pertemuan ini merupakan pertemuan yang telah intensif sebelumnya pada bulan Juni 2023.

Politisi Partai Demokrat ini menyampaikan bahwa Papua Nugini merupakan negara tetangga yang strategis bagi Indonesia. Indonesia perlu menjalin hubungan yang lebih dekat dengan negara tersebut karena Papua Nugini selalu mendukung kedaulatan NKRI.

Putu menjelaskan bahwa dalam kunjungan ini dibahas perkembangan upaya Indonesia untuk mempermudah konektivitas antara Indonesia dan Papua Nugini. Salah satu bentuk komitmen ini adalah peresmian rute penerbangan Denpasar – Port Moresby dengan maskapai Citilink Indonesia pada 2 Juli 2023 oleh Putu Supadma Rudana sendiri. Selain itu, juga dibahas perundingan dokumen kerjasama atau MoU antara kedua negara yang diharapkan akan selesai pada 2024.

Johnson Wapunai menyambut baik pembukaan rute penerbangan langsung ke Port Moresby ini. Ia berharap dengan tingkat konektivitas yang semakin tinggi antara kedua negara ini, hubungan saling pengertian antar masyarakat dapat meningkat dan volume bisnis serta perdagangan bilateral dapat berkembang.

BKSAP DPR RI juga mengundang Parlemen Papua Nugini untuk berpartisipasi dalam Forum Indonesia Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 2024. DPR RI menginginkan kehadiran Papua Nugini dan negara-negara kepulauan di Kawasan Pasifik dalam forum ini.

Kunjungan delegasi Parlemen Papua Nugini kali ini juga untuk meresmikan proses awal pembuatan patung tokoh bersejarah, Sir Michael Somare, yang merupakan pahlawan nasional dan Perdana Menteri pertama Papua Nugini. Proses pembuatan patung ini akan difasilitasi oleh BKSAP DPR RI dan Museum Rudana. Pemilihan Bali sebagai lokasi pembuatan patung ini didasarkan pada kekayaan seni dan budaya Bali serta pertimbangan filosofis dan spiritual yang akan muncul dalam karya seni tersebut.

Apa reaksi Anda terhadap berita ini?

Iklan-Admin
RELATED ARTICLES

Berita populer